Prediksi Masa Depan Billups di NBA Setelah Pergantian Pelatih di Blazers
Pada periode offseason NBA ini, spekulasi tentang kelanjutan karir Chauncey Billups di liga kembali menjadi topik hangat. Setelah menempati posisi pelatih Portland Trail Blazers sejak 2021, Billups telah dikenal berperan penting dalam mempersiapkan timnya untuk NBA Draft, yang merupakan fase krusial dalam pembentukan tim. Namun, sejak Oktober, Billups mengambil cuti dan tidak hadir pada draft terakhir. Blazers baru-baru ini menunjuk Micah Nori, mantan asisten pelatih dari Minnesota Timberwolves, sebagai pengganti Billups. Langkah ini diambil setelah Tiago Splitter, pelatih interim sebelumnya, pindah menjadi pelatih utama di Chicago Bulls, menandai perpisahan Billups dengan Blazers.
Meski Blazers dari Wilayah Barat kembali ke playoff sejak 2021, Billups tidak dilibatkan karena masalah hukum terkait keterlibatannya dalam skandal perjudian ilegal yang mendapat perhatian publik. Dengan persidangan yang semakin dekat, peluang kembali bagi Billups ke NBA pada musim 2026-27 semakin menipis.
Kendala Hukum yang Dihadapi Billups
Billups, mantan bintang NBA yang pernah lima kali masuk tim All-Star, kini menghadapi tuduhan pencucian uang dan penipuan yang berkaitan dengan operasi poker ilegal. Pada bulan Juni, kasus ini disidangkan di pengadilan federal Brooklyn, dan Billups, mantan pemain New York Knicks, hadir dalam sidang terbaru. Pada bulan Oktober, juri federal mendakwa 31 individu, termasuk Billups, dalam kasus perjudian besar tersebut. Billups diduga menjadi pemain kunci dalam skema untuk menipu korban hingga $7 juta dengan menggunakan teknologi ilegal untuk memantau kartu dalam permainan.
Pengakuan dari Terdakwa Lain
Menuju konferensi status pada bulan ini, jaksa mengungkapkan bahwa enam dari terdakwa, termasuk mantan pemain NBA Damon Jones, telah mengaku bersalah. Terdakwa lain, Robert Stroud, diduga menyediakan alat pengocok kartu ilegal yang digunakan dalam permainan poker yang melibatkan Billups. Berdasarkan dokumen pengadilan, Stroud dan Billups berpartisipasi dalam permainan di Las Vegas dengan terdakwa lainnya. Dalam pesan yang disampaikan, Stroud mengungkapkan kecurigaan kolusi, di mana tampaknya orang-orang berpihak pada Billups dalam memenangkan taruhan yang terkesan dengan kehadirannya.
Proses Pengadilan Selanjutnya
Mengingat jumlah terdakwa yang banyak, jaksa membagi mereka ke dalam tiga kelompok untuk proses pengadilan. Hakim Distrik AS Ramon Reyes telah menentukan bahwa sidang akan dimulai pada 2 November. Pengacara Billups menyetujui tanggal tersebut, meskipun berpendapat bahwa pembagian kelompok dilakukan terlalu cepat. Billups masuk dalam 'Trial Group 3' bersama tujuh terdakwa lainnya, termasuk Wei dan Eric Earnest, yang juga terlibat dalam perjudian olahraga ilegal. Seorang terdakwa dari kelompok pertama, Joseph Lanni, telah membuat kesepakatan untuk mengubah pengakuannya. Lanni, yang dituduh sebagai kapten dalam organisasi kriminal Gambino, dijadwalkan hadir dalam sidang perubahan pengakuan pada 1 Juli. Konferensi status berikutnya untuk kasus ini dijadwalkan pada 10 September.